Manusia selalu ingin sukses,namun kesuksesan itu tak datang
cuma cuma. Kesuksesan adalah hal yang bisa dicapai oleh seseorang yang
sebelumnya telah mengalami kegagalan. Saat kita mencoba sesuatu yang baru
dengan harapan sukses di masa depan,terkadang kita gagal dan depresi.
Sesungguhnya itu hanyalah sebagian dari fase2 kehidupan seseorang hingga ia
mencapai kesuksesannya. Kegagalan akan memberikan pengalaman unik bagi
seseorang yang mengalaminya yang tidak akan didapati oleh orang lain yang hanya
mencoba memikirkan,memahami,dan menghayalkan keadaan seolah2 dia gagal.
Pengalaman berharga itu ialah keadaan mental,adrenalin,kondisi tubuh dan
pikiran seseorang dibawah tekanan kegagalan yang bekerjasama untuk memikirkan
solusi agar ia dapat meminimalisir kerugian akan kegagalan ini. seiring
seringnya dia gagal, pikirannya akan semakin matang untuk menghadapi berbagai
kondisi kritis dalam hidupnya. Setelah cukup lama mengalami kegagalan pikiran
dan jasmaninya matang maka ia akan siap mencoba lagi. Cukup dapat dijamin
seseorang tersebut akan berhasil dan sukses. Seharusnya kita tidak boleh takut
untuk mencoba hal baru demi kesuksesan. Seharusnya kita tidak takut akan gagal
karena itulah fase menuju kesuksesan yang akan kita jalani.
Manusia
mempunyai banyak aspek sebagai acuan kesuksesannya. Salah satunya adalah
kesuksesan dibidang akademik dan organisasi secara bersamaan. Misalkan ada
seorang yang ingin berprestasi dan aktif di organisasi yang ia ikuti. Pada
awalnya, organisasi bisa saja mengambil sebagian besar waktunya sehingga ia
mengalami penurunan di akademiknya. Kondisi yang seperti itu tidak hanya sekali
dialaminya. Ia mengalaminya berulang kali. Kondisi susah itu bukan tidak ada
artinya. Pikirannya akan mencoba
memikirkan segala solusi dan cara ynag mungkin ia kerjakan untuk dapat
mengatasi keadaan susah. Setelah sekian lama ia akhirnya menemukan pembagian
waktu yang bagus antara akademik dan bidang organisasinya. Hingga akhirnya ia dapat membuat dirinya orang
paling berprestasi di antara teman2nya namun ia juga menjadi seseorang yang
mempunyai jabatan tertinggi di suatu organisasi besar. Orang ini mengajarkan
kita bahwa kita harus mencoba kegagalan untuk kebaikan di akhir masa.